Kusampaikan sejuta makna didalam hati...
tersirat makna terdalam kutujukan untukmu...
bagaikan titik noda yang tertulis dilembar putih...
cintakupun telah terbentuk namamu sejak kini...
dalam pencarianku menemukan cinta...
kau hadir membawa cerita...
Andai kini kau telah berubah...
mungkin karena aku yang telah merubah...
Terdalam...
bagiku kaulah yang terdalam...
meski dalam diam aku mendamba...
meski dalam diam aku tertawa...
meski dalam diam aku derita...
meski Aku tak pernah berkata....
kau (kamu) dambaan Hatiku...
Maafkan aku jika aku menyayangimu
Maafkan aku bila aku merindukanmu
Maafkan aku andai aku mencintaimu
Karena aku tak kan mampu membendung perasaanku...
Hanya kamu yang buat aku Bahagia..
Dekatmu aku merasa Indah...
senyummu menghiasi hariku...
Kau ciptaannya yang terindah...
Membuat aku lupa akan dunia...
Denganmu aku Belajar setia...
Denganmu aku Belajar Mencinta...
Bersamamu aku belajar Berubah...
Kehadiranmu membuatku kuat...
Wahai Mentari Tetaplah terbit dari timur...
jangan tinggalkanku walau sesaat...
wahai udara tetaplah bersamaku...
jangan biarkan aku berhenti bernafas...
wahai mata hati tetaplah didekatku...
jangan biarkan aku kehilangan Arah...
Wahai Cintaku dekaplah tubuhku...
Jangan biarkan aku kedinginan, Terkubur mati dalam tangisan...
#Untukmu_tersayang
catatan dan tulisan bung syam jaya
Rabu, 15 Februari 2017
Minggu, 09 Agustus 2015
Renungkan Dan Amati
Kemarin Malam Sang Hati bertanya Kepada Sang Otak...
Season I
Hati : Tidak Kah Kau jenuh dengan Semua ini,,,?
Otak : Tidak, karena Semua adalah Proses,,?
Hati : Kalau kau bilang semua Proses, lalu apa Hasil Yang kau terima ?
Otak : Tidak Hati, Prosesku ada bukan Untuk Hasil...
Hati : Tidak kah kau jera, dengan perbuatanmu. kau banyak membuat aku sakit..?
Otak : Tidak Hati, Semua Yang Kulakukan hanya Untukmu,,,
Hati : Jika semua yang kau lakukan Hanya untukku, Lalu kenapa aku terus sakit,,?
Otak : Sebab, kau tak pernah Mau terima Aku...
Hati : saat kau sakit, Aku selalu menenangkanmu, Tapi saat aku sakit apa yang kau Lakukan..?
Otak : saat kau sakit, aku juga Berpikir Hal yang sama, Tapi kau tak tau itu...
Hati : Terdiam (sambil Merasa)
Season Ke II
Otak : Apa kau pernah Berpikir hati ..?
Hati : Tidak, untuk apa Aku berpiir....
Otak : Saat Aku sakit, benar kau menenangkan ku, Tapi Apa kau pernah Berpikir tentang rasa Sakitku..?
Hati : hmmmm (aku tidak Mengerti Hati)
Otak : Apa kau pernah mencari solusi dari Rasa sakitku ..?
Hati : Tidak Otak, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau Katakan....
Otak : Aku ada Untukmu Hati, dan Kaupun ada Untukku Hati...
Hati : Lalu mengapa aku tak merasa seperti itu Otak, aku selalu merasa Kau terlalu egois hanya untukmu...
Otak : Tidak Otak, Aku Berpikir semua yang kulakukan adalah untukmu...
Hati dan Otak Berkata: Mungkin ini bukan kesalahan Kita, Ini lah kesalahan Raga kita Yang Tak Mengandalkan Kita Berdua Untuk Dapat Bekerja sama secara Sistematis demi Kepentingannya, yang seharusnya membuat kita Berdua tak saling terpisahkan dan Bertanya tentang Hal bodoh yang seharusnya tak pernah Kita tanyakan, dan Pada Akhirnya kita saling mengecewakan kita saling bermusuhan dan bahkan tak saling sapa untuk menjawab Sang Raga yang Bodoh dan Tak Pantas lagi untuk Menggunakan Kita berdua ...
Season I
Hati : Tidak Kah Kau jenuh dengan Semua ini,,,?
Otak : Tidak, karena Semua adalah Proses,,?
Hati : Kalau kau bilang semua Proses, lalu apa Hasil Yang kau terima ?
Otak : Tidak Hati, Prosesku ada bukan Untuk Hasil...
Hati : Tidak kah kau jera, dengan perbuatanmu. kau banyak membuat aku sakit..?
Otak : Tidak Hati, Semua Yang Kulakukan hanya Untukmu,,,
Hati : Jika semua yang kau lakukan Hanya untukku, Lalu kenapa aku terus sakit,,?
Otak : Sebab, kau tak pernah Mau terima Aku...
Hati : saat kau sakit, Aku selalu menenangkanmu, Tapi saat aku sakit apa yang kau Lakukan..?
Otak : saat kau sakit, aku juga Berpikir Hal yang sama, Tapi kau tak tau itu...
Hati : Terdiam (sambil Merasa)
Season Ke II
Otak : Apa kau pernah Berpikir hati ..?
Hati : Tidak, untuk apa Aku berpiir....
Otak : Saat Aku sakit, benar kau menenangkan ku, Tapi Apa kau pernah Berpikir tentang rasa Sakitku..?
Hati : hmmmm (aku tidak Mengerti Hati)
Otak : Apa kau pernah mencari solusi dari Rasa sakitku ..?
Hati : Tidak Otak, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau Katakan....
Otak : Aku ada Untukmu Hati, dan Kaupun ada Untukku Hati...
Hati : Lalu mengapa aku tak merasa seperti itu Otak, aku selalu merasa Kau terlalu egois hanya untukmu...
Otak : Tidak Otak, Aku Berpikir semua yang kulakukan adalah untukmu...
Hati dan Otak Berkata: Mungkin ini bukan kesalahan Kita, Ini lah kesalahan Raga kita Yang Tak Mengandalkan Kita Berdua Untuk Dapat Bekerja sama secara Sistematis demi Kepentingannya, yang seharusnya membuat kita Berdua tak saling terpisahkan dan Bertanya tentang Hal bodoh yang seharusnya tak pernah Kita tanyakan, dan Pada Akhirnya kita saling mengecewakan kita saling bermusuhan dan bahkan tak saling sapa untuk menjawab Sang Raga yang Bodoh dan Tak Pantas lagi untuk Menggunakan Kita berdua ...
Sabtu, 26 Januari 2013
Renungan Malam
" Renungan Malam"
Sendiri Aku Melihat Alam,
Dimana Banyak keindahan,
Terdapat Warna disetiap Malam,
Ketika Cahaya Tak terpadamkan.
disudut kota aku mencari,
sebungkus Roti Pengganti Nasi,
Sejenak diri Aku Berhenti,
ini Ilusi Ataukah Mimpi..
sejenak Aku memandang,
Indahnya Laut Dibawah Bintang,
Ketika Hati berterus terang,
Kita Manusia Ataukah Binatang...
Dihari ini Aku bermimpi,
Mungkin disuatu hari,
kan tiba saatnya Nanti,
matahari menerangi bumi...
aku terbangun dari Iusi,
saat Mendengar Tangisan Bayi,
Dia menangis sambil Memaki,
Melihat Hidup didunia ini,
Seperti Tak ada Arti....!!
saat raga terpisah jiwa,
Sendiri Aku Melihat Alam,
Dimana Banyak keindahan,
Terdapat Warna disetiap Malam,
Ketika Cahaya Tak terpadamkan.
disudut kota aku mencari,
sebungkus Roti Pengganti Nasi,
Sejenak diri Aku Berhenti,
ini Ilusi Ataukah Mimpi..
sejenak Aku memandang,
Indahnya Laut Dibawah Bintang,
Ketika Hati berterus terang,
Kita Manusia Ataukah Binatang...
Dihari ini Aku bermimpi,
Mungkin disuatu hari,
kan tiba saatnya Nanti,
matahari menerangi bumi...
aku terbangun dari Iusi,
saat Mendengar Tangisan Bayi,
Dia menangis sambil Memaki,
Melihat Hidup didunia ini,
Seperti Tak ada Arti....!!
saat raga terpisah jiwa,
Setan Pun terus tertawa,
sebab Manusia termakan Hawa,
karena tak ada yang seperti dewa...
apakah kita terlupa,
diri ini tiada Artinya,
jika kita jauh darinya,
Siap-Siap tuk Masuk Neraka...!!!
sebab Manusia termakan Hawa,
karena tak ada yang seperti dewa...
apakah kita terlupa,
diri ini tiada Artinya,
jika kita jauh darinya,
Siap-Siap tuk Masuk Neraka...!!!
Rabu, 21 November 2012
hari-hari ku
tepat pada hari Selasa 21 november 2012 di kampus VI UISU almanar, aku melihat banyaknya Mahasiswa UISU yang berkelompok melakukan Diskusi-diskusi...
lalu aku menghampiri Mereka, dan Bertanya..?
apa siih sebenarnya yang kalian diskusikan....??
ternyata...oh ternyata...
mereka bukannya Mendiskusikan apa yang seharusnya seorang mahasiswa perbincangkan, namun Mereka lebih asik dengan mendiskusikan tentang hal-hal yang mereka Lakukan sehari-sehari (bergosip)..
ya itulah Kondisi Kampusku UISU yang Dimana Mahasiswa Seyogianya "sebagai Agent Of change, and Agent Of Social Control" kini jauh dari Fungsinya tersebut...
mahasiswa kini sibuk dengan Kegiatan Kampus, kegiatan Pribadi Mereka Masing-masing..
Sungguh Ironis Melihat semua ini...
aku pun mulai Jenuh melihat mereka yang hanya memikirkan nasib mereka sendiri tanpa pernah memikirkan Nasib Orang Banyak (makhluk SosiaL).
ya...
Sifat Individual tersebut kini sangat sudah Menjangkit di kalangan Mahasiswa , hal ini mungkin juga disebabkan oleh Globalisasi yang telah Masuk di republik Kita tercinta INDONESIA...
Paham-paham yang telah merusak tatanan anak bangsa, yang menjadikan Karakter manusia berubah drastis dari manusia yang beradap, sopan santun, dan makhluk Sosial berubah fungsi menjadi karakter yang Cuek, dan Apatis.
lalu aku menghampiri Mereka, dan Bertanya..?
apa siih sebenarnya yang kalian diskusikan....??
ternyata...oh ternyata...
mereka bukannya Mendiskusikan apa yang seharusnya seorang mahasiswa perbincangkan, namun Mereka lebih asik dengan mendiskusikan tentang hal-hal yang mereka Lakukan sehari-sehari (bergosip)..
ya itulah Kondisi Kampusku UISU yang Dimana Mahasiswa Seyogianya "sebagai Agent Of change, and Agent Of Social Control" kini jauh dari Fungsinya tersebut...
mahasiswa kini sibuk dengan Kegiatan Kampus, kegiatan Pribadi Mereka Masing-masing..
Sungguh Ironis Melihat semua ini...
aku pun mulai Jenuh melihat mereka yang hanya memikirkan nasib mereka sendiri tanpa pernah memikirkan Nasib Orang Banyak (makhluk SosiaL).
ya...
Sifat Individual tersebut kini sangat sudah Menjangkit di kalangan Mahasiswa , hal ini mungkin juga disebabkan oleh Globalisasi yang telah Masuk di republik Kita tercinta INDONESIA...
Paham-paham yang telah merusak tatanan anak bangsa, yang menjadikan Karakter manusia berubah drastis dari manusia yang beradap, sopan santun, dan makhluk Sosial berubah fungsi menjadi karakter yang Cuek, dan Apatis.
Langganan:
Postingan (Atom)
